Jika berbicara social media pasti tidak ada habisnya. Banyak istilah di dalam social media seperti sosial commerce penggabungan social media dan E-commerce atau social media  movement penggabungan antara social media dan online movement. Sebelum berbicara lebih jauh ke social movement, saya ulas sedikit tentang social media. Apa itu social media ?

Social media atau Media sosial adalah media yang didesain untuk memudahkan interaksi sosial, yang bersifat interaktif. Media sosial berbasis pada teknologi internet yang mengubah pola penyebaran informasi dari yang sebelumnya bersifat broadcast media monologue (satu ke banyak audiens) ke social media dialogue (banyak audiens ke banyak audiens). Media sosial juga mendukung terciptanya demokratisasi informasi dan ilmu pengetahuan, yang mengubah perilaku audiens dari yang sebelumnya pengonsumsi konten beralih ke pemroduksi konten.

Di media sosial ini semua orang berhak berbicara bebas dengan opini dan unek-unek yang mereka ingin katakan di account sosial mereka. Seperti mengkritisi isu-isu yang sedang marak dibicarakan di negara ini. Tidak perlu harus mempunyai karti pers seperti wartawan yang memberitakan berita secara akurat. Sebagai pengguna media sosial yang banyak berbicara dan memberikan info-info menarik kita semua bisa menjadi media bagi semua orang.

Pergerakan informasi yang begitu cepat kadang bisa sangat akurat atau bahkan bisa menjadikan sebuah isu yang buruk bisa naik kepermukaan dan di baca semua orang dengan cepat. Tak jarang kritik-kritik untuk wakil-wakil rakyat juga sering terlontar di dunia sosial media.

Social media movement adalah gerakan para netizen di dunia online yang melakukan kegiatan sosial melalui sosial media. Seperti yang kita tau gerakan sosial masif, “koin untuk prita”. Kegiatan sosial melalui sosial media ini tersinergi dengan baik di dunia nyata yang membuat sosial media movement yang gencar di facebook, blog, dan mikro blogging twitter ini sukses menggugat rumah sakit omni. sedangkan di dunia nyata orang-orang mengumpulkan koin. Atau kegiatan seperti jalin merapi. Semua orang saling bahu-membahu memberi sumbangan dari pakaian, makanan, uang dsb. Pastinya kita senang jika semakin banyak orang yang peduli dan mau melakukan kegiatan sosial.

Seperti Earth Hour tahun ini yang mengajak orang-orang untuk peduli terhadap penghematan energi. Termasuk social movement yang melibatkan banyak orang untuk berkampanye di seluruh dunia akan aksi peduli terhadap hari bumi. Puncak kegiatan tersebut dilakukan 26 maret lalu. Suksesnya kegiatan ini bisa dilihat dengan turunnya beban listrik di Jawa Bali turun sekitar 600 MW, Total penurunan beban di Jawa Bali dan Sumatra 700 MW Jika dikonversi ke rupiah penurunan 700 MW selama 1 jam sama dengan 700 MWh atau 700.000 kWh dikalikan Rp 2.000 (biaya produksi per kWh dengan bahan bakar minyak karena saat beban puncak biasanya pembangkit berbahan bakar minyak dioperasikan) : Rp 1.4 milyar. Untuk Jawa Timur sendiri memberi kontribusi Sekitar 150 MW = 150.000 kWh x Rp.2.000 = Rp. 300 juta.

Sungguh sosial media movement sudah sangat berpengaruh terhadap kita. Jika ingin tau lebih lanjut bisa ikuti acara Fresh Surabaya yang membahas sosial media movement.

Social media movement

Siapapun kamu, boleh datang ke acara FreSh Surabaya yang akan bahas tentang “Online Social Movement” ini. Siapa tahu kamu dapat insight dan makin bersemangat untuk melakukan aksi sosial setelah mengikuti acara ini.

Jangan lewatkan pula pemutaran film LINI MAS(S)A. Sebuah film yang bercerita tentang online social movement produksi Internet Sehat.

Waktu dan tempat:
Selasa, 29 Maret 2011
Pukul 18.30 – 21.30
Level 2 BG Junction Surabaya

Pembicara:
1. Rudi Cahyono* (IndonesiaBercerita.org)
2. Pak Zam (WPcharity.com)
3. Gilang Permana (Earth Hour Surabaya)
4. Donny BU (InternetSehat, Produser Film LINI MAS(S)A)

source dari sini dan sini

Incoming search terms:
  • apa yang dimaksud dengan movement
  • social media movement