Pertama saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun kota Surabaya ke 718. Bukan umur yang muda ketika umur Surabaya beranjak dan terus berkembang menjadi kota besar dengan segala hiruk pikuk kota. Berbicara kota @bicarasurabaya jadi alternatif anak muda Surabaya yang menyalurkan opini tentang kota Surabaya. Dengan menggunakan tagar #Surabaya718 twitter ramai akan opini dan harapan tentang kota tempat tinggal mereka (surabaya).
Bagi saya pribadi Surabaya bukan hanya kota kelahiran dan tempat tinggal, tetapi lebih menjadi guru hidup dengan berbagai macam orang yang terdapat di dalamnya. Berbagai macam kultur kebudayaan kota khas Surabaya. Kampung-kampung pinggir kota yang bersuasana raket dan kental akan persaudaraan atau kampung tengah kota yang punya banyak cerita sengketa karena ke serakahan master plan yang ingin membuat bangunan-bangunan pencakar langit. Ahh… Surabaya…
Bonek
Tapi, semua itu tidak membuat saya berhenti berbangga menjadi Arek Suroboyo. Arek Suroboyo yang terkenal dengan Kota pahlawan dan arek-arek Bondo Nekat! Siapa yang tak kenal mereka? Arek-Arek yang kesana-kemari untuk mendukung team sepak bola kebanggan kota dengan segenap nyali yang mereka punya! Aksen dengan nama bondo nekat memang kerap kali membuat orang selalu berpandangan miring terhadap mereka. Mereka yang di kenal dengan sifat anarkis dan mengancam. Bukan! Mereka hanya sedang menikmati uphoria ketika di jalan. Merasakan atmosphere ketika team kesayangan mereka menang atau kalah. Kadang beberapa dari mereka acap kali bersikap kurang sopan di jalanan. Tapi, bukan berarti mereka semua.. Mereka adalah arek-arek muda kota Surabaya. Calon generasi penerus bangsa yang mempunyai semangat tak terhentikan.
Taman Kota
Surabaya kota yang hijau dengan puluhan taman kota yang tersebar di berbagai pelosok Surabaya. Taman Bungkul, Taman Flora yg, Taman Pelangi, Taman Lansia, Taman Hiburan Rakyat, Taman Apsari, Taman Mundu, Taman Prestasi, Taman Hiburan Rakyat sampai pada Taman Korea Indonesia. Jadi alternatif warga untuk bersilaturahmi, berkumpul dan berkenalan antara satu dengan yang lainnya.
Sejarah Kota
DULU Hari Jadi Kota Surabaya diperingati setiap tanggal 1 April. Sebab pada tanggal 1 April 1906 itulah Pemerintah Kota Surabaya terbentuk. Tetapi, mengapa sekarang warga kota Surabaya merayakan hari jadi Kota Pahlawan ini menjadi tanggal 31 Mei.? Seandainya, HUT Surabaya diperingati setiap tanggal 1 April, maka tahun 2009 ini Surabaya baru berusia 106 tahun. Namun dengan diubah menjadi tanggal 31 Mei, maka usianya menjadi tujuh abad lebih. Sebab, hari lahir Surabaya dianggap tanggal 31 Mei 1293. Peubahan hari ulang tahun Kota Surabaya itu terjadi sejak tahun 1975. Artinya pada tahun 1974, Surabaya masih memperingati HUT ke 68 pada tanggal 1 April 1974. Setahun kemudian, pada tahun 1975, HUT itu berubah menjadi tanggal 31 Mei dan sertamerta Surabaya menjadi sangat tua, yakni berusia 682 tahun.
Nah, generasi muda dan generasi yang akan datang perlu mengetahu sejarah Kota Surabaya. Termasuk sejarah perubahan hari jadi Surabaya dari tanggal 1 April menjadi 31 Mei.
~Sedikit cuplikan dari blog Raja Agam
Harapan
Jika berbicara harapan pasti tidak lepas dari kemakmuran rakyat Surabaya yang harus bisa jadi lebih baik dari sekarang. Bukan hanya kemakmuran tapi budaya lokal seperti ludruk bisa jadi lebih diminati oleh para pemuda Surabaya. Kemacetan kota juga menjadi harapan warga Surabaya agar kelak kota Hijau ini tidak semacet megapolitan Jakarta.
Selamat ulang tahun Surabaya ke 718 sukses selalu dan menjadi kota yang nyaman untuk di tempati.
Incoming search terms:
- macam macam patung
- patung surabaya
- arti nama Mega
- macam-macam patung
- umur surabaya








