Eh, si kebo mana sih? sudah aku cari dimana-mana masih gak ketemu. Apa aku lupa naruh? pak… buu… si kebo aku taruh mana ya?

Beberapa hari yang lalu saya bingun untuk mencari kebo saya. Sepertinya selama puasa saya jadi sering mengantuk sehingga sering lupa menaruh barang-barang yang penting. Eh, iya si kebo ini bukan kebo binatang yang yang suka berkubang itu loh. Kebo ini yang saya maksut hp kesayangan saya. Hp satu-satunya yang berbentuk bongsor. Maklum blackberry 8700v bentuknya sangat besar sehingga saya beri nama kebo saja.

Sebenarnya jika masuk dalam kategory blackberry hp saya ini termasuk keluarga electron berry atau orang sering menyebut blackberry badak atau bisa juga dengan sebutan blackberry transformer karena bagian belakang hp ini memiliki bentuk seperti simbol auto bot pada transformer.

Berbicara hp yang saya beri nama, apakah anda juga sering memberi nama kepada barang-barang anda? saya merasa aneh ketika mendengar komentar nophindahoz mengenai kamera whitenophberry pada postingan “tentang photo blog” yang saya post beberapa hari yang lalu. Saya cukup bertanya-tanya dan berfikir keras dan penuh penasaran mengenai kamera whitenophberry ini. Apkah sejenis blackberry dan bluberry merk hp itu? atau sejenis kamera lomo dsb.

Lalu saya mencoba membalas komentar untuk mengetahui mengenai kamera tersebut. Karena saya rasa pasti lama menuggu jawaban orang yang baru pertama kali mampir ke blog saya. Dan saya cukup sangsi, belum tentu dia kembali membaca blog saya dengan rentan waktu yang singkat. Sehingga saya putuskan untuk mencoba cari tau username twitter di blognya. Sesegera saya bertanya pada dia mengenai kamera whitenophberry ini. Berikut capture pembicaraan saya di twitter :

memberi nama pada barang

Ternyata whitenophberry itu adalah hp pribadi yang mungkin jika saya artikan adalah blackberry putih punya nophi. Ini hanya menurut saya. Ah, saya merasa tertipu mengenai jenis kamera ini. Setelah itu saya iseng melontarkan sebuah pertanyaan mengenain Kebiasaan memberi nama pada barang kesayangan. Pertanyaanya seperti ini :

 

Nama pada barang kesayangan

Lalu beberapa teman yang mengikuti dan membawa tweet saya ini ikut berpartisipasi, tidak banyak sih kurang lebih 3 orang yang memberi komentar maklum bukan influence twitter, seperti ini komentarnya :

alsan memberi nama pada barang

Rata-rata yang ikut menjawab adalah kaum hawa yang suka memberi nama barang kesayangannya. Nah menurut agama gimana nih klo ngasih nama ke barang? klo cuma ngasih nama barang yang gak dosa. Menurut sebuah sumber blog yang sempat saya baca bahwa Nabi Muhammad juga memberi nama kepada barang atau binatang. Keledainya diberi nama Ufair atau Si Cemerlang. Untanya diberi nama Adhba atau Si Lincah. Demikian pula kuda sahabat Abu Thalhah yang pernah dinaiki Rasulullah diberi nama Mandub atau Si Pengarah, dan kuda sahabat Abu Qatadah bernama Jaradah atau Si Unggul. Sementara itu, hadis Turmudzi meriwayatkan, Kanjeng Nabi Muhammad juga pernah memiliki 5 (lima) bilah pedang serta 7 (tujuh) baju zirah, semuanya diberi nama.

Memberi nama pada barang ini biasanya dimulai pada usia rentang 2 sampai 12 tahun. Berdasarkan Teori Perkembangan Kognitif yang dikembangkan oleh Jean Piaget, seorang psikolog Swiss.  Memberi nama pada barang Mungkin dikarenakan bawaan karakter yang memang imajinatif. Memberi nama pada benda kesayangan. Ponsel. Laptop. Motor atau mobil. Kebanyakan benda yang membersamai diri dalam keseharian. Campuran antara rasa membutuhkan dan sayang. Ikatan ‘emosional’. Apalagi jika suka dan duka telah dilalui bersama.

Anda punya barang kesayangan? di kasih nama apa?

Incoming search terms:
  • nama motor kesayangan
  • cerita benda kesayangan
  • memberi nama barang
  • memberi nama pada barang
  • nama nama barang kesayangan